7.11.14

Pameran Seni Rupa : Dedicated Aesthetic

Semuanya berawal saat teman kerja saya, Mbak Dita, ngasih lembaran tiket vintage dan berkata "Nih. Kamu kan suka motret, datang aja kesini...".

Wow, saya~yang notabene udah lama nggak nge-event jelas senang banget. Tiket itu adalah tiket buat datang ke acara Pameran Seni Rupa di Fakultas Ilmu Budaya Universitas Brawijaya. Saya kesana di hari Selasa, tanpa kamera DSLR. Jadi, cuma bisa ambil foto melalui kamera HP.

Logo Pameran Seni Rupa : Dedicated Aesthetic beserta tiketnya

Meskipun sering men-design, tapi sebenarnya saya nggak paham sama sekali dengan dunia seni, apalagi seni rupa. Saya yang nggak-ngerti maksud, arti, atau makna dibalik sebuah lukisan/ gambar yang dibuat. Yang ada di pikiran saya cuma : kereen, bagus, dan semacamnya. Parahnya, saat di pameran, saya harus baca penjelasan lukisan berkali-kali sampai benar-benar paham dengan maknanya. Hahaha. 

 
Lukisan yang dipamerkan disana

Buat saya, yang paling menarik adalah dua karya bertema "Tolak reklamasi Bali". Karya yang pertama berupa peta pulau Bali dipenuhi tulisan "sold" dan ilustrasi tangan berwarna merah yang (sepertinya) dilukis menggunakan cat air. Karya kedua berupa semacam papan persegi panjang yang berisi sticker, coretan tentang penolakan reklamasi, dan lukisan pulau Bali. Selain itu, I really love the blending-colors dari lukisan ranting pohon tumbuhan di bawah ini. 

Dua karya reklamasi Bali dan... salah satu karya yang, well..I really love the colors.

Dan.. karena pamerannya diadakan di lobby Fakultas, disana juga banyak mahasiswa yang sedang mengerjakan tugas kuliahnya.

Lukisan lainnya dan mahasiswa yang sibuk mengerjakan tugas

Masih banyak lukisan lain yang dipamerkan disini. Banyak juga lukisan yang bagus buat dijadikan background foto. Tapi karena saya sendirian, jadi yah...nggak bisa berfoto-ria disana.

But, makasih banget buat Mbak Dita yang udah ngasih tiket. Meski cuma sebentar, pameran seni rupa ini bisa membuat saya belajar banyak tentang lukisan dan karya seni lainnya.

3 comments:

permaisuri said...

hahahaaa..emang kadang kita ga paham sih ya maksud lukisannya apa.. terlalu emosional biasanya.. hahahaaa.. aku juga suka mbak dateng ke galeri-galeri seni rupa gitu :p

miftah faradisa said...

iyanih wil, susah dipahami...
wow, aku baru tau kalo kamu suka main ke galeri seni rupa kayak gitu... :O

Tokopenjual said...

itu keren sekali ya lukisan2 nya sungguh indah