21.10.14

Seandainya

Seandainya kamu nggak pernah jatuh sedalam itu, mungkin kamu akan melayang saat dia tiba-tiba menelpon, menanyakan kabar, dan mengakhirinya dengan kalimat, "Kamu baik-baik ya disana, take care..."

Seandainya kamu nggak pernah disia-siakan, mungkin kamu akan bisa menghargai saat dia tiba-tiba datang ke rumah, memberikan surprise, membawa makanan kesukaan kamu, atau hanya sekedar buat melihat kamu tersenyum.

Seandainya masa lalu kamu nggak pernah sepahit itu, mungkin kamu nggak akan menolak saat dia meminta kamu untuk jadi bagian berharga buat masa depannya kelak.

Seandainya kamu nggak pernah dikecewakan, mungkin kamu akan kembali karena merasa dibutuhkan saat dia berkata, "Udah lama nggak ngobrol sama kamu. Aku ngerasa kehilangan...".

Seandainya kamu nggak pernah dikhianati, mungkin kamu akan percaya dengan semua perhatian yang dia berikan, kekhawatiran yang kadang berlebihan saat terjadi sesuatu dengan kamu, dan rasa takut kehilangan yang dia rasakan hanya buat kamu.

Seandainya hati kamu nggak pernah sesakit itu, mungkin kamu akan luluh dengan semua perjuangan, perhatian, dan pengorbanan besar yang dia lakukan sampai sejauh ini.
Behind your complicated things~ and (maybe) your fear of love, you just tired of being broken.
Ya. Dia harus tau, bahwa kamu berbeda. Hati kamu pernah sakit sejadi-jadinya. Kamu hanya butuh waktu yang lebih lama buat membuka diri. Dan dia butuh kesabaran lebih buat meyakinkan bahwa kamu nggak akan terluka lagi saat bersamanya nanti.

If there were no wounds, it would be easy. Seandainya luka itu nggak pernah ada, semuanya akan jauh lebih mudah. Buat kamu, dan dia. Buat kamu yang pernah terluka, dan buat dia yang berusaha menyembuhkan luka itu.

posted from Bloggeroid

4 comments:

permaisuri said...

bahasa curhatnya.. 'mungkin aku sudah lelah..'

miftah faradisa said...

wila : hahaha. iya, tmenku yg curhat emang udah lelah wil..

Rahajeng Kartika said...

ihii, sabar ya mif,, semoga yang terbaik datang di waktu dekat,aamiin,

miftah faradisa said...

kamu yang sabar ya bu, hahaha