16.7.13

You Played Drama, You'll Get Karma

Saat seseorang disakiti, dan yang menyakiti minta maaf, mungkin orang itu bisa bilang "Oke, udah aku maafkan kok," dan masalah selesai.

Truly, It's not that simple. Orang yang disakiti mungkin bisa bilang itu secara lisan dengan entengnya. While in their heart, they would say :
"Ya, aku maafkan. Tapi suatu saat kamu akan dapat karma dari apa yang kamu lakukan dulu,".  
Jadi, walaupun sudah memaafkan, kenyataannya mereka masih belum bisa ikhlas dan melupakan. Hal ini yang akhirnya memicu alam bawah sadar untuk melakukan semacam sugesti balas dendam.

sumber gambar : disini

Hampir semua orang yang disakiti sering melakukan hal tersebut, gak terkecuali orang yang baik. Hal yang paling berbahaya adalah marahnya orang sabar, kekecewaan orang ikhlas, dan sumpahnya orang teraniaya. Dan dalam kemarahan, kekecewaan, dan sumpah itulah sugesti-sugesti untuk karma itu muncul. Jadi sebaik dan sesabar apapun orang, kadang jarang sekali mereka bisa benar-benar memaafkan dan ikhlas saat disakiti seseorang...


Pendendam. Munafik. Kita ngejudge mereka seperti itu. But, it's a normal. Orang baik yang selalu disakiti, suatu saat akan bangkit dan balik melawan. It called instinct. Just like an animal, while threatened,  they will do something for self defense. Dan karena kita manusia, beda dari hewan, kadang bentuk perlawanan kita berupa ucapan, umpatan, dan kata-kata.

Biasanya, karma terjadi bukan lewat tangan orang yang disakiti. Misalnya, si A menyakiti si B. Lalu karma terjadi, si A disakiti si C. Selanjutnya si C kena karma dengan cara disakiti si D. Dan begitu seterusnya. Karma berantai. Korban dan pelakunya pasti akan terus bertambah.

Karma itu bisa terjadi. Bahkan dalam bentuk yang jauh lebih menyakitkan. Kadang kita lupa telah melukai perasaan orang lain, dan merasa mendapat karma yang salah-alamat. Mungkin sebenarnya saat itu, karma datang ke alamat yang benar, hanya bentuknya jauh lebih menyakitkan dari yang pernah kita lakukan.

Yang selama ini sadar udah pernah menyakiti seseorang, dan belum mendapat karma, itu bukan berarti kita lolos dari karma, karena sesuatu hal yang didapat diatas rasa sakit hati seseorang biasanya akan berakhir buruk.

Buat seseorang yang menunggu karma terjadi pada orang yang telah menyakitinya, "Mungkin hidup kadang gak adil," seperti kata patrick di film spongebob. Tapi sebenarnya hidup itu adil kok. It will happen. Tinggal kita bisa melihat-ato-tidak saat karma itu terjadi.

Percaya ato tidak terhadap karma, itu hak tiap orang. yang penting selalu jaga attitude, bersikap baik ke semua orang, dan berhati-hati dalam berhubungan dengan orang lain.

For closing, sebagai pengingat yang diambil dari twitter @bennyjurdi :
"Jadi kebahagiaan apa yang pernah kamu rebut dari orang lain..? Ingat, karma gak pernah salah alamat lho.."
Okesipp. *sengaja-nakutin *kaburr

16 comments:

空キセノ said...

Aduh, aku dejavu baca ini, Mif. Hahaha.

Nizaruddin Rais said...

Sudahkah anda dapat karma hari ini? saya minum dua
oke absurd.. abaikan

ahmad fauzi said...

emang sih, lagian doa nya org yg teraniyaya itu di ijabah sama Allah, klo ga salah denger kayak gitu

Lia Agustina Damanik said...

kita tuai apa yang kita tanam, kan..

Meykke Santoso said...

waduuuh, serem juga ya postingannya...kayak ngomong, "awas..jangan macem macem, ntar kena tulahnya lo..awas lo.." hehehe
but I do believe with karma. I think, karma does exist!:D

Iva Mairisti said...

karma bahasa gaulnya kali ya, kalau intinya sih menurut aku dunia itu kan berputar, kadang kita diatas kadang dibawah, nah, kalau pernah menyakiti maka siap2 juga bakal tersakiti. itu pasti.

Januarico Alif Darmawan said...

habis kena karma ya mbak?
Weh, habis nakut-nakutin kabur
saya ikut kabur

Rinem said...

waw karma berantai ya, emang bener gt, hmmm berati persis banget ama MLM haha

tofik dwi pandu said...

karma emang nyata, dan pasti terjadi kaya hisab di dunia kalo menurut gue sih.
good reading.

Elang Wicakso said...

Saya suka karma. Apalagi kalo bulan puasa ini banyak yg jualan karma.

Zaenuri Achmad said...

Karma rasa coklat, paling enak buat (dimakan) didengerin.
he he he

Sejenis hukum sebab akibat,
siapa yg berbuat harus bertanggung jawab

Nur Aini NS said...

judulnya agak serem, closing statementnya apalagi u,u
but overall, I think that I am agree. mungkin karma itu, kayak bentuk teguran gitu dari Tuhan, di dunia tepatnya..
di alam nanti, ada lagi yang nunggu,

rusydi hikmawan said...

emang mesti jaga sikap, kalo hati udah luka, siapa yg bisa obati. berteman dg kebiasaan yg ceroboh emang seperti simalakama. gak bertemen salah, tapi bertemen eh malah sering bikin kesalahan. ini parah

Nico Agung Wijaya said...

jangan sampe nyakitin orang lain.. jangan sampe punya musuh.

Rahajeng Kartika said...

karma ya...hmm...judul lagu itu yaa..hmm... #krik

doa orang yang teraniaya akan dijabah oleh Allah..
jadi jangan berdoa yang jelek-jelek yaa.. :D
*berdasarkan pengalaman

ajiewicaksono said...

T_T berati nanti ane bakal dipukulin dong T_T